wah sepertinya blog tentang lombok ini terbengkalai tak terurus,
hahhahha
jadi saya lanjutkan aja perjalanan kita ke daerah barat, karena sekarang saya sudah berdomisili di Tanjungpinang,
mungkin para pembaca banyak yang belum mengetahui tentang Tanjungpinang, atau mungkin banyak yang baru mendengar tanjungpinang, saya pun demikian, pertama kali melihat surat penempatan di Tanjungpinang langsung bingung dan tidak ada bayangan apapun tentang daerah itu,
karena saya suka sekali jalan-jalan, jadi saya senang sekaligus sedih,
senangnya karena ternyata tanjungpinang itu bertempat di ujung barat indonesia tepatnya di kepri, dan asyiknya tanjungpinang deket dengan singapore dan malaysia, jadi saya bisa jalan-jalan menuju dua negara tetangga kita,
dan sedihnya ternyata saya tidak di tempatkan di tempat yang ada wisata lokalnya,
tapi ya namanya hidup dijalani saja dulu.
menuju tanjungpinang saya jalani dari surabaya-jakarta-tanjungpinang, transit tuh, padahal bisa penerbangan langsung surabaya-batam, ini lebih hemat waktu dan biaya, karena rata-rata penerbangan surabaya-jakarta-tanjungpinang hanya 1 penerbangan yaitu sriwijaya yang harganya rata-rata 1 jutaan
mahal amat, itupun masih transit,
sebenernya ada dua 3 cara untuk ke tanjungpinang untuk memilih harga,
pertama seperti yang ane sebutin td,
kedua dari batam yang lumayan murah,
karena tiket surabaya batam cuma 700an, trus dari bandara hang nadim naik taxi ke daerah pelabuhan punggur yang ongkosnya 60 rb, setelah itu naik fast ferry seharga 40 ribu ruppiah, nyampe dah di Tanjungpinang,
dan yang ketiga dari surabaya-jakarta-tanjung pinang, tp cari tiket yang murah
jangan langsung 1 kali berangkat
cari tiket surabaya-jakarta yang murah,
tapi sih dari jakarta ke tanjungpinang cuma ada batavia dan sriwijaya aja
menerut hemat saya lebih baik lewat batam saja kalau emang pemberangkatannya lewat surabaya,
ane denger-denger sih juga ada lewar laut, tapi not recommended banget, soalnya bakalan ngabisin banyak waktu dan biaya
langsung aja gan ya,
perjalanan ane berangkat dari bandara juanda naek garuda gan jam 6 pagi, soalnya penerbangan batavia tanjungpinang jam 10 , jadi terpaksa tuh berangkat pagi-pagi sangat, dan inipun perjalan pertama ane ke jakarta naik pesawat,
ane pikir bandara soekarno-hatta itu kayak juanda, eh ternyata beda jauh, jauh amat malah, kalau bandara juanda udah besar, ini bandaranya lebih besar lagi dari bandara juanda karena ada beberapa bandara, ABCD kalau g salah,
jadi ane kelabakan pertama kali sampe di soekarno-hatta, karena garuda turun di terminal A kalau g salah, sementara batavia di terminal C, wah saya pun kelimpungan
usut punya usut ternyata untuk pergi dari terminal A menuju terminal C harus naek shuttle bus, dan itu memakan waktu kira-kira 20menitan, jadi kalau mau coba berangkat gan paralel mending cari wktu yang g sempit
setelah permasalahan selesai akhirnya ane sampe juga di tanjungpinang,
kesan pertama liat tanjungpinang miris banget, soalnya tanahnya merah kalau dilihat dari atas pesawat, terus pulaunya ngeri banget,
dari bandara haji fisabilillah ane naek taxi menuju hotel gunung bintan jaya yang udah ane searching dulu emang di perjalanan
rasa miris ane hilang begitu aja ketika mulai memasuki kota tanjungpinang
kota kecil yang g sembrawut,
panas khas kepulauan
suasana mirip banget sama lombok,
namun mobil-mobil disini rata-rata high end kebawah,
ane pun bingung kenapa banyak banget mobil bagus-bagus
pusat kota tanjung pinang berada di pelabuhan
dimana hotel gunung bintan jaya pun sangat bagus untuk seharga 250 ribu
dan ini lah perjalanan pertama ane di tanjungpinang dan semoga disini tidak lama